Pertanyaan berikut ini adalah pertanyaan "prasyarat" untuk mengikuti Kuis BLW Berhadiah:
Apakah Baby-Led Weaning (BLW) menurut Anda? (Mohon gunakan kata-kata Anda sendiri, bukan hasil copy paste)
Jawaban bisa dicantumkan pada "comment" postingan ini. Nama yang digunakan adalah real name di FB.
Terimakasih :)
Senin, 23 Juli 2012
KUIS BLW BERHADIAH
Dalam
rangka merayakan Hari Anak Nasional yang diperingati hari ini, 23 Juli, sekaligus mengaktifkan Grup Baby-Led Weaning (Indonesia ),
admin mengadakan KUIS BERHADIAH produk dan voucher belanja dari berbagai online
shop.
Semua
anggota member boleh berpartisipasi dengan cara:
1. Posting foto beserta resep di album “Aneka Menu Baby-Led Weaning” dengan mencantumkan resep tersebut bayi mulai dari usia berapa. Akan dipilih 2 resep terbaik.
1. Posting foto beserta resep di album “Aneka Menu Baby-Led Weaning” dengan mencantumkan resep tersebut bayi mulai dari usia berapa. Akan dipilih 2 resep terbaik.
dan atau
2. Menjawab
angket yang terdiri dari beberapa pertanyaan.
Tiap
pertanyaan akan ada 1 hadiah, jadi total hadiahnya sebanyak pertanyaan yang
ada.
Semua anggota
grup, kecuali admin, boleh menjawab berapa pun pertanyaan yang ada jika memang
sesuai, tapi hanya akan bisa memenangkan 1 hadiah dari 1 pertanyaan. Yang
menjawab angket juga ada kemungkinan menang di lomba resep jika berpartisipasi.
Anggota
grup diharapkan menjawab pertanyaan pada kolom “comment” tiap thread pertanyaan
sesuai kenyataan yang dialami. Tiap comment maksimal 20 baris.
Angket berhadiah terdiri dari beberapa pertanyaan sebagai berikut:
1. Apakah
bayi Anda diberi ASI secara eksklusif selama 6 bulan penuh, menjalani BLW sejak
usia 6 bulan tanpa melalui tahap pemberian puree dengan cara disuapi? Jika ya, lanjutkan
menjawab pertanyaan ini:
Fase apa
saja yang dialami dan pada usia berapa? Pada usia berapa bayi Anda mulai bisa
meraih makanan yang disajikan di hadapannya? Pada usia berapa bayi Anda mulai
bisa memasukkan makanan ke mulut? Pada usia berapa bayi Anda bisa menelan
makanan setelah mengunyahnya? Seberapa sering Anda menyajikan finger food pada
bayi?
2. Apakah
bayi Anda mengonsumsi susu formula sejak SEBELUM berusia 6 bulan? Jika ya, lanjutkan
menjawab pertanyaan berikut: Bagaimana penerapan BLW pada bayi yang mengonsumsi
susu formula sejak sebelum memulai MPASI? Pada usia berapa bayi Anda mulai bisa
meraih makanan yang disajikan di hadapannya? Pada usia berapa bayi Anda mulai
bisa memasukkan makanan ke mulut? Pada usia berapa bayi Anda bisa menelan
makanan setelah mengunyahnya? Seberapa sering Anda menyajikan finger food pada
bayi?
3 Apakah
Anda menyajikan makanan homemade untuk bayi Anda? Jika ya, lanjutkan menjawab
pertanyaan berikut:
Salah satu esensi dari BLW bukan hanya perkara bayi makan sendiri atau disuapi, tapi juga melibatkan bayi pada tiap kegiatan makan keluarganya di rumah. Lalu, apakah penerapan BLW pada bayi Anda mempengaruhi diet seluruh keluarga Anda? Jika ya, apa saja pengaruhnya? Misal: meniadakan MSG, mengurangi gula garam, dll.
Salah satu esensi dari BLW bukan hanya perkara bayi makan sendiri atau disuapi, tapi juga melibatkan bayi pada tiap kegiatan makan keluarganya di rumah. Lalu, apakah penerapan BLW pada bayi Anda mempengaruhi diet seluruh keluarga Anda? Jika ya, apa saja pengaruhnya? Misal: meniadakan MSG, mengurangi gula garam, dll.
4. Apakah
Anda ibu bekerja di luar rumah? Jika ya, lanjutkan menjawab pertanyaan berikut:
Bagaimana penerapan BLW pada bayi yang ibunya bekerja di luar rumah
5. Bagaimana
mengatasi kekhawatiran diri Anda sendiri mengenai BLW? Bagaimana mengatasi
kekhawatiran orang lain di sekitar Anda mengenai BLW?
6. Apakah bayi Anda saat ini sudah berusia
lebih dari 1 tahun? Jika ya, lanjutkan menjawab pertanyaan berikut: Apa saja
tantangan yang Anda hadapi dalam kegiatan makan anak Anda dan bagaimana Anda
mengatasinya?
7. Berapa
usia anak Anda sekarang? Apakah dia bukan anak pertama? Jika ya, lanjutkan menjawab
pertanyaan berikut: Apakah ada perbedaan pada anak yang diijinkan makan sendiri
sejak usia 6 bulan, tidak melalui tahap disuapi puree atau bubur, dibandingkan kakak-kakaknya
yang melalui tahap disuapi puree/bubur?
Jawablah
pertanyaan pada kolom comment di tiap link thread yang dimaksud. BUKAN pada
comment di document ini. Link thread akan diberikan 1 hari setelah pengumuman
lomba ini dipublikasikan.
Sebelum posting
resep dan atau menjawab keenam pertanyaan di atas, anggota grup harus mendaftar
dengan cara:
1. menjawab 1 pertanyaan (tanpa hadiah) untuk memastikan cukup paham mengenai BLW.
Pertanyaannya ada di link di bawah ini dan bisa dijawab di bagian comment pada halaman web yang sama.
1. menjawab 1 pertanyaan (tanpa hadiah) untuk memastikan cukup paham mengenai BLW.
Pertanyaannya ada di link di bawah ini dan bisa dijawab di bagian comment pada halaman web yang sama.
2. meng-update
salah satu dokumen sebagai berikut (sesuai usia anak Anda sekarang):
Laporan
Menu Harian BLW Usia 6 bulan:
Laporan
Menu Harian BLW Usia 7 bulan:
Laporan
Menu Harian BLW Usia 8 bulan:
Laporan
Menu Harian BLW Usia 9 bulan:
http://www.facebook.com/groups/274685335886729/doc/431562533532341/
http://www.facebook.com/groups/274685335886729/doc/431562533532341/
Laporan
Menu Harian BLW Usia 10 bulan:
Laporan
Menu Harian BLW Usia 11 bulan:
Laporan
Menu Harian BLW Usia 12 bulan ke atas:
Jika belum menjawab memenuhi 2 persyaratan di atas, resep dan atau jawaban Anda di thread angket pertanyaan yang ada di grup tidak sah untuk diikutkan dalam perebutan hadiah J
Semua anggota yang berpartisipasi dalam kuis ini setuju bahwa semua posting yang disampaikan boleh dipublikasikan dalam bentuk apa pun.
Kuis ini ditutup jika jumlah anggota grup sudah mencapai 3.333 orang. Terimakasih.
Pemenang Kuis akan mendapatkan salah satu dari hadiah-hadiah berikut:
1. Bibit-bibit Tanaman dari Javas Figs Garden
2. Produk
dan voucher dari Omah Ungu by Lisna Eko
3. Voucher
Belanja di Toko Bunda Hebat
4. Voucher
Belanja di Ummu Bebek
5. Kaos
sulam felt made by order utk anak usia 1 - 5 th dari Gerai Aina
6. Tupperware
“Paket Anak Sehat” dari Bunda Queenna
7. Voucher
Belanja di Butik Kay
8. Voucher Belanja
di Lapak Ibu
9. Voucher
Belanja di Plaza Anak
10. Buku
Bantal dari Wimala Almeira
11. Voucher
Belanja di Pelangi Kidshop
12. Mug dengan foto anak dan Voucher Belanja di Lumbalumbi Edukasi
13. Voucher Pembelian Popok Kain (yang ready stock) di Si Popin
14. Bento Tools dari Attar Galerie
15. Produk dari Qeela Babyshop
16. Voucher dari Bulqis Shop
12. Mug dengan foto anak dan Voucher Belanja di Lumbalumbi Edukasi
13. Voucher Pembelian Popok Kain (yang ready stock) di Si Popin
14. Bento Tools dari Attar Galerie
15. Produk dari Qeela Babyshop
16. Voucher dari Bulqis Shop
17.
Waterproof slabber bentuk baju dari www.babyledweaning-indonesia.com
18. Voucher pembelian Moon Cup di www.greenfemale-indonesia.blogspot.com
Para sponsor tergabung dalam RECOMMENDED ONLINE SHOP


18. Voucher pembelian Moon Cup di www.greenfemale-indonesia.blogspot.com
Para sponsor tergabung dalam RECOMMENDED ONLINE SHOP


Senin, 16 Juli 2012
Cake Bendera
Tadinya mau ikut-ikutan tren memasak Rainbow Cake, biar ngga ketinggalan jaman sama ibu-ibu socialita. Tapi berhubung saya masih gengsi ikutan "mainstream", jadi saya bikin 3 warna dulu *ngomong aja belum pede nambah warna* wkwkwk. Maka ini lah cake kukus dengan warna menyerupai bendera Jerman: merah, kuning, ungu tua (anggep aja hitam lah!!), tapi susunan warnanya salah (foto ada di FB).
Dibuat tanpa merasa bersalah karena tanpa pengawet, tanpa pengembang sintetis, tanpa gula pasir (diganti gula aren yg lebih bergizi), tanpa gluten, tanpa pewarna buatan. Hanya menggunakan kukusan. Cocok untuk Anda yg tidak ingin meratapi diri karena belum punya oven :D
Bahan:
140 gram tepung tanpa gluten (tepung beras : sagu : tapioka dengan perbandingan 6 : 2 : 1)
Essens vanila 1 sendok teh
100 ml minyak goreng
4 butir telur
100 gram gula aren
1 ubi ungu, kukus, lumatkan selagi panas dengan garpu.
1 wortel, parut dengan parutan keju. Pastikan ngga dicelup pewarna ya :p
2 bit ukuran kecil, parut dengan parutan keju.
Cara masak:
Kocok semua telur dan gula aren dengan mixer kecepatan tinggi sampai kaku.
Campur tepung dengan essens vanilla lalu ayak ke dalam kocokan telur, aduk sampai tercampur seluruhnya.
Tambahkan minyak goreng, aduk balik. Yang di bawah jadi di atas, intinya gitu. sekalian memastikan ngga ada minyak goreng yg belum tercampur atau mengendap di bawah.
Bagi adonan menjadi 3 sama banyak. Masing-masing adonan beri pewarna alami: merah dengan bit, kuning dengan wortel, ungu dengan ubi ungu.
Siapkan kukusan, lapisi tutupnya dengan serbet supaya uap airnya ngga netes ke adonan.
Setelah air di kukusan mulai mendidih, masukkan adonan merahnya terlebih dahulu. Tutup lagi kukusannya.
Setelah 10 menit, tambahkan adonan kuning. Setelah 10 menit kemudian, tambahkan adonan ungu. Setelah sepuluh menit, matikan kompor. Jadi deeehhh...
Satu-satunya rasa bersalah yg ada hanya lah: tidak berwarna MERAH PUTIH, bendera negara saya :D
*Resep ini terinspirasi dari resep Rainbow Cake kukus-nya mbak Bina Bunda'e Ghazwan. Terimakasih.
Dibuat tanpa merasa bersalah karena tanpa pengawet, tanpa pengembang sintetis, tanpa gula pasir (diganti gula aren yg lebih bergizi), tanpa gluten, tanpa pewarna buatan. Hanya menggunakan kukusan. Cocok untuk Anda yg tidak ingin meratapi diri karena belum punya oven :D
Bahan:
140 gram tepung tanpa gluten (tepung beras : sagu : tapioka dengan perbandingan 6 : 2 : 1)
Essens vanila 1 sendok teh
100 ml minyak goreng
4 butir telur
100 gram gula aren
1 ubi ungu, kukus, lumatkan selagi panas dengan garpu.
1 wortel, parut dengan parutan keju. Pastikan ngga dicelup pewarna ya :p
2 bit ukuran kecil, parut dengan parutan keju.
Cara masak:
Kocok semua telur dan gula aren dengan mixer kecepatan tinggi sampai kaku.
Campur tepung dengan essens vanilla lalu ayak ke dalam kocokan telur, aduk sampai tercampur seluruhnya.
Tambahkan minyak goreng, aduk balik. Yang di bawah jadi di atas, intinya gitu. sekalian memastikan ngga ada minyak goreng yg belum tercampur atau mengendap di bawah.
Bagi adonan menjadi 3 sama banyak. Masing-masing adonan beri pewarna alami: merah dengan bit, kuning dengan wortel, ungu dengan ubi ungu.
Siapkan kukusan, lapisi tutupnya dengan serbet supaya uap airnya ngga netes ke adonan.
Setelah air di kukusan mulai mendidih, masukkan adonan merahnya terlebih dahulu. Tutup lagi kukusannya.
Setelah 10 menit, tambahkan adonan kuning. Setelah 10 menit kemudian, tambahkan adonan ungu. Setelah sepuluh menit, matikan kompor. Jadi deeehhh...
Satu-satunya rasa bersalah yg ada hanya lah: tidak berwarna MERAH PUTIH, bendera negara saya :D
*Resep ini terinspirasi dari resep Rainbow Cake kukus-nya mbak Bina Bunda'e Ghazwan. Terimakasih.
Minggu, 15 Juli 2012
Lepet Jagung
Beberapa ibu menanyakan: gimana caranya menyajikan jagung? Bisa disajikan beserta tongkolnya sih. Lumayan tinggi juga tingkat kesulitannya supaya berhasil kemakan bayi BLW apalagi pemula.
Ada pertanyaan lagi: bagaimana menyajikan kacang-kacang2an seperti kacang merah, kacang tolo, kacang hijau? Apa ngga berrisiko tersedak kalau disajikan begitu saja?
Dua pertanyaan di atas bisa terjawab sekaligus dengan LEPET JAGUNG.
Bahan:
2 jagung manis, parut menggunakan parutan keju.
3 sendok makan kacang2an (bisa pakai kacang merah dan atau kacang hijau dan atau kacang kedelai dan atau kacang tolo)
1 sendok makan keju cheddar parut
2 sendok makan tepung maizena.
Cara masaknya gampang banget:
Kacang2an direndam dulu semaleman. Keesokan harinya baru diblender pake blender kering/dry mill. Kalau ngga punya, mungkin bisa diulek :D
Campur jagung parut, kacang2an yang sudah halus tadi, keju cheddar parut, dan tepung maizena.
Paling enak sih dibungkus pake kulit jagung karna aroma jagungnya makin sedep. Tapi kalau ngga ada, pakai daun pisang juga bisa. Kalau ngga ada juga, pakai alumunium foil.
Kukus sampai mateng, kira-kira 15 menit lah.
Makanan ini oke banget buat travelling karena ngga terlalu lengket, ngga terlalu bikin remah-remah yg berceceran, dan cepet banget nyiapinnya.
*Resep ini terinsiprasi bunda Shantie Ummu Naura Zain dengan beberapa modifikasi. Terimakasih
Ada pertanyaan lagi: bagaimana menyajikan kacang-kacang2an seperti kacang merah, kacang tolo, kacang hijau? Apa ngga berrisiko tersedak kalau disajikan begitu saja?
Dua pertanyaan di atas bisa terjawab sekaligus dengan LEPET JAGUNG.
Bahan:
2 jagung manis, parut menggunakan parutan keju.
3 sendok makan kacang2an (bisa pakai kacang merah dan atau kacang hijau dan atau kacang kedelai dan atau kacang tolo)
1 sendok makan keju cheddar parut
2 sendok makan tepung maizena.
Cara masaknya gampang banget:
Kacang2an direndam dulu semaleman. Keesokan harinya baru diblender pake blender kering/dry mill. Kalau ngga punya, mungkin bisa diulek :D
Campur jagung parut, kacang2an yang sudah halus tadi, keju cheddar parut, dan tepung maizena.
Paling enak sih dibungkus pake kulit jagung karna aroma jagungnya makin sedep. Tapi kalau ngga ada, pakai daun pisang juga bisa. Kalau ngga ada juga, pakai alumunium foil.
Kukus sampai mateng, kira-kira 15 menit lah.
Makanan ini oke banget buat travelling karena ngga terlalu lengket, ngga terlalu bikin remah-remah yg berceceran, dan cepet banget nyiapinnya.
*Resep ini terinsiprasi bunda Shantie Ummu Naura Zain dengan beberapa modifikasi. Terimakasih
Senin, 18 Juni 2012
Problematika Seputar BLW dan Solusinya
Berikut ini rangkuman cerita dari 20 ibu anggota grup Baby-Led Weaning (Indonesia) mengenai masalah-masalah yg mereka hadapi dalam menerapkan BLW pada anaknya dan bagaimana mereka mengatasinya.
1. Ibu Wahyu Yulia:
"hr pertama yaitu kmrn aqu coba ksh mkn baby Alya (8m2w tp blm numbuh gigi) buah2an yg dipotong2 ada semangka & melon.. tp seblm2nya sih udh pernah jg aqu ksh dya buah pir,apel yg dipotong tp cm 1-3 ptg krn niatnya cm pengen ngelatih gusinya utk gigit biar cpt tumbuh gigi bkn utk ngajarin BLW..hee.. nah pas kmrn itu aqu ksh Alya buah semangka & melon agak byk krn emang pengen ngabisin stok 2buah itu, kan ga bs lama2 tahannya dikulkas.. aqu biasanya ksh dya mkn buah itu jadwalnya pagi ya ga pagi2 amat sih, sambil nonton di dpn tv, Alya duduk diatas karpet kain, pasti aqu nontonnya warna di trans7,eh pas bgt tentang BLW,, jd sekalian mempraktekkannya deh.. tp blm bener bgt soalnya aqu udh liat Alya ga mkn buah yg aqu sediakan malah diremes2 sm jari jemarinya yg menggenggamnya kuat bgt, jd semangkanya diperes2 gitu deh sm dya, yawdah aqu inisiatif nunjukin dya cara mknnya tp dya tetep aja blm ngerti, akhirnya malah aqu suapin aja ke mulut dya.. hehee.. emak2 ga sabar krn mikirnya sayang ama buahnya yg cm bwt diancur2in plus jg bikin kotor tikarnya ibu mertuaqu (oya, aqu tinggal sm mertua) kan jd ga enaken.. :( trus siangnya aqu sung cr tw di fb deh, ternyata aqu br tw klo mang sprti itu awalnya dan butuh waktu yg ga sbntar kan..
1. Ibu Wahyu Yulia:
"hr pertama yaitu kmrn aqu coba ksh mkn baby Alya (8m2w tp blm numbuh gigi) buah2an yg dipotong2 ada semangka & melon.. tp seblm2nya sih udh pernah jg aqu ksh dya buah pir,apel yg dipotong tp cm 1-3 ptg krn niatnya cm pengen ngelatih gusinya utk gigit biar cpt tumbuh gigi bkn utk ngajarin BLW..hee.. nah pas kmrn itu aqu ksh Alya buah semangka & melon agak byk krn emang pengen ngabisin stok 2buah itu, kan ga bs lama2 tahannya dikulkas.. aqu biasanya ksh dya mkn buah itu jadwalnya pagi ya ga pagi2 amat sih, sambil nonton di dpn tv, Alya duduk diatas karpet kain, pasti aqu nontonnya warna di trans7,eh pas bgt tentang BLW,, jd sekalian mempraktekkannya deh.. tp blm bener bgt soalnya aqu udh liat Alya ga mkn buah yg aqu sediakan malah diremes2 sm jari jemarinya yg menggenggamnya kuat bgt, jd semangkanya diperes2 gitu deh sm dya, yawdah aqu inisiatif nunjukin dya cara mknnya tp dya tetep aja blm ngerti, akhirnya malah aqu suapin aja ke mulut dya.. hehee.. emak2 ga sabar krn mikirnya sayang ama buahnya yg cm bwt diancur2in plus jg bikin kotor tikarnya ibu mertuaqu (oya, aqu tinggal sm mertua) kan jd ga enaken.. :( trus siangnya aqu sung cr tw di fb deh, ternyata aqu br tw klo mang sprti itu awalnya dan butuh waktu yg ga sbntar kan..
Langganan:
Postingan (Atom)


